anenemu cerita daripada serius sama mereka2 yang cerdas2 itu KRONOLOGI TERSAMBAR PETIRNYA PATUNG JESUS DI AMERIKA : Sebelum: Pas kejadian Petir itu menyambar pada hari Senin, 14 Juni 2010, sekitar pukul 11.15 malam waktu setempat," kata anggota polisi wilayah Monroe, Ohio. Patung setengah badan setinggi sekitar 19 meter dengan lebar PatungYesus raksasa yang terkenal di sana, rusak disambar petir. Christ The Redeemer, begitu nama patung Yesus raksasa di Rio de Janeiro. Ini adalah salah satu patung Yesus paling terkenal di dunia, menjulang setinggi 38 meter di puncak Gunung Corcovado. Selain mengagumi patung, turis yang datang juga bisa menikmati panorama Kota Rio de Janeiro beserta Teluk Guanabara. Keduajerapah terkena sambaran petir saat badai. Monday, 29 Syawwal 1443 / 30 May 2022 BupatiTaput, Nikson Nababan meminta maaf kepada masyarakat tak bisa melanjutkan pembangunan Patung Yesus. Bupati Taput, Nikson Nababan meminta maaf kepada masyarakat tak bisa melanjutkan pembangunan Patung Yesus. Kamis, 28 April 2022; Cari. Network. Tribunnews.com; TribunnewsWiki.com; TribunStyle.com; Helikopter milik TNI Angkatan Darat mengalami kecelakaan di Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (20/3) sekitar pukul 17.55 WITA. Helikopter yang ditumpangi 12 orang disambar petir. "Iya benar kecelakaan karena kena petir," kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VII Wirabuana Kolonel Inf I Made Sutia saat dikonfirmasi merdeka.com, Minggu (20/3). s4kJu9e. Foto Pada Sabtu malam, salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang baru, patung Christ the Redeemer di Rio De Janeiro, Brazil, disambar petir. Instagram fsbragaphotos Jakarta, CNBC Indonesia - Patung Yesus raksasa yang sangat terkenal di Rio de Janeiro, Brasil tersambar petir pada Jumat 10/2/2023. Momen yang mencengangkan tersebut sempat diabadikan oleh seorang warga yang fotonya kini menjadi viral di media sosial. Terlihat sambaran kilat menghantam kepala patung bagaimana awal mula keberadaan patung tersebut?Patung Yesus Kristus raksasa itu disebut Christ the Redeemer. Berdasarkan arsip majalah Time, awal mula pendirian patung ini digagas oleh Pendeta Vinsensian Pedro Maria Boss pada 1850 untuk menghormati Putri Isabel, anak dari Kaisar Pedro II. Namun, karena adanya kebijakan pemberlakuan yang mengharuskan pemisahan urusan gereja dan negara, proyek patung tersebut dibatalkan. Hingga akhirnya, tepat pada 1920, Keuskupan Agung Katolik Roma di Rio de Janeiro mengusulkan agar negara membuat patung Kristus setinggi 30 meter di atas bukit pegunungan. Usulan ini didasarkan agar patung tersebut dapat terlihat dari mana saja. Alhasil, pemerintah mengizinkan patung tersebut dibangun di atas Gunung Corcovado. Melansir Britannica, peletakan fondasi pertama terjadi pada 4 April 1922, tepat pada peringatan kemerdekaan 100 tahun Brasil dari Portugal. Setelahnya diadakan sayembara rancangan patung. Hingga akhirnya diputuskan patung tersebut harus mempresentasikan ke-Kristenan. Dalam rancangan awal patung tersebut sembari memegang bola dunia di tangannya. Yang melambangkan perdamaian dunia. Untuk urusan dana, rakyat Brasil sepakat patungan. Banyak umat dari berbagai gereja menyumbangkan dana untuk pembangunan Patung Yesus sebagai simbol agama Kristen. Negara kemudian ikut serta mengirimkan dana. Tercatat, sejak pembangunan pada 1922 sampai 1931, biaya pembuatan sebesar US$ 250 ribu setara US$ 3,8 juta pada masa kini. Namun, hasil akhir patung tersebut berbeda dengan rancangan awal. Saat diresmikan pada 12 Oktober 1931, patung tersebut hanya potret Yesus yang berdiri sembari membentangkan kedua lengannya. Ini dinilai lebih mudah dibanding model awal. Setelah diresmikan, patung tersebut menjadi objek wisata terkenal di Brazil. Keberadaannya di atas pegunungan menjadikannya sebagai objek tertinggi di Rio de Janeiro, sehingga dapat menjadi perhatian bagi siapapun yang melihat. Pada 2007, Patung Yesus Kristus ini masuk dalam tujuh keajaiban dunia. Menariknya, peristiwa terbakarnya patung akibat petir bukan kali ini saja terjadi. Laman History Hit mencatat kalau patung tersebut pernah disambar petir hingga terbakar dan rusak pada 2008 dan 2014. Kejadian ini bisanya membuat jari, kepala, dan alis Yesus rusak. Akibatnya pemerintah harus merestorasi kembali agar utuh seperti sedia kala. Kini, selain sebagai objek wisata patung tersebut terkadang difungsikan sebagai sarana keagamaan. Media lokal banyak yang mewartakan kalau umat katolik kerap mengadakan pembaptisan di sana. [GambasVideo CNBC] Artikel Selanjutnya Potret Berbagai Sisi Patung Yesus Tersambar Petir yang Viral mfa/mfa 403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID MGAjynMsamz28Z7oBHQPmh_zXFzq0_h-hrF7F4kctSd7EMqfQBNbWg== Jakarta Patung Yesus ikonik di Corcovado, Rio de Janeiro, Brasil kembali disambar petir pada Selasa, 21 Februari 2023 waktu setempat. Kali ini petir menyambar tangan kanannya. Sebelumnya, pada Jumat pekan lalu, patung Yesus tersebut juga disambar petir di bagian kepala. Menurut laporan, landmark Brasil itu pernah disambar petir dua kali sebelumnya, dalam dua dekade yaitu pada 2008 dan 2014. Sesuai catatan, saat patung itu tetap utuh saat tersampar petir untuk pertama kali. Namun pada 2014, ibu jari Kristus rusak, yang kemudian diperbaiki. Dan kali ini patung itu tampaknya tidak mengalami kerusakan sama sekali. Patung ikonik ini adalah landmark terkenal Brasil, dan merupakan karya batu Yesus terbesar yang pernah dibangun, yang berdiri lebih dari 710 meter di atas Rio de Janeiro di atas Bukit Corcovado. Dibangun pada tahun 1931, patung tersebut telah menjadi simbol nasional Brasil. Beratnya 635 metrik ton, tingginya 38 meter dan lengannya membentang hingga 28 meter. Ini juga merupakan ikon budaya dan salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Baru. AFP PHOTO/Mauro Pimentel

patung yesus disambar petir di amerika